Arcarta

Consultant

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

21
- 22 May 2026

Selesai

22
- 23 Jun 2026

Akan Datang

23
- 24 Jul 2026

Akan Datang

20
- 21 Aug 2026

Akan Datang

21
- 22 Sep 2026

Akan Datang

22
- 23 Oct 2026

Akan Datang

19
- 20 Nov 2026

Akan Datang

14
- 15 Dec 2026

Akan Datang

Training Project Risk Management adalah program pelatihan yang dirancang untuk membantu peserta memahami cara mengidentifikasi, menganalisis, mengendalikan, dan memitigasi risiko dalam pelaksanaan proyek. Dalam setiap proyek, risiko dapat muncul dari berbagai aspek, seperti keterlambatan waktu, pembengkakan anggaran, perubahan kebutuhan, keterbatasan sumber daya, kualitas pekerjaan yang tidak sesuai standar, hingga risiko pembatalan proyek.

Dalam praktik bisnis, proyek yang tidak dikelola dengan pendekatan risiko yang baik sering kali menghadapi masalah seperti lead time yang panjang, over budget, konflik antar pihak, keterlambatan pengambilan keputusan, dan hasil proyek yang tidak sesuai target. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan kemampuan manajemen risiko proyek yang lebih antisipatif, responsif, dan terstruktur.

Melalui Training Project Risk Management, peserta akan mempelajari konsep risiko dalam proses bisnis dan proyek, cara membaca profil risiko, teknik identifikasi risiko, penyusunan rencana mitigasi, penyusunan rencana kontinjensi, serta pemodelan risiko proyek melalui workshop praktis. Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa risiko tidak hanya perlu dihindari, tetapi juga harus dikelola agar proyek tetap berjalan sesuai sasaran.

Mengapa Training Project Risk Management Penting?

Training Project Risk Management penting karena setiap proyek memiliki ketidakpastian. Ketidakpastian tersebut dapat berdampak pada waktu, biaya, kualitas, ruang lingkup, dan keberhasilan proyek secara keseluruhan. Apabila risiko tidak diidentifikasi sejak awal, perusahaan dapat mengalami keterlambatan pekerjaan, biaya tambahan, penurunan kualitas output, bahkan kegagalan proyek.

Dengan manajemen risiko proyek yang baik, perusahaan dapat menyusun langkah pencegahan sebelum risiko terjadi, menyiapkan alternatif tindakan saat kondisi berubah, serta mengurangi dampak negatif terhadap proyek. Selain itu, pendekatan risk management juga membantu tim proyek menemukan peluang yang dapat dimanfaatkan, seperti efisiensi proses, optimalisasi sumber daya, atau peningkatan kualitas hasil proyek.

Pelatihan ini sangat relevan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek dan memastikan setiap keputusan proyek didukung oleh analisis risiko yang lebih matang.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti Training Project Risk Management, peserta diharapkan mampu memahami risiko dalam proyek, mengenali potensi hambatan, serta mengembangkan strategi untuk mengurangi, menghindari, atau mengendalikan risiko. Peserta juga diharapkan mampu melihat peluang yang muncul dalam proyek dan memanfaatkannya untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek.

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami konsep dasar risiko dalam proses bisnis dan proyek.
  2. Mengidentifikasi risiko proyek sejak tahap perencanaan hingga evaluasi.
  3. Menyusun rencana mitigasi untuk mengurangi dampak risiko.
  4. Menyiapkan rencana kontinjensi apabila risiko terjadi.
  5. Menganalisis risiko operasional dan risiko proses bisnis yang berkaitan dengan proyek.
  6. Meningkatkan efektivitas pengendalian proyek melalui pendekatan berbasis risiko.
  7. Menggunakan pemodelan risiko proyek untuk mendukung pengambilan keputusan.

Topik dan Pembahasan Training

1. Konsep Risiko Proses dan Proyek

Peserta akan mempelajari pengertian risiko dalam konteks proses bisnis dan proyek. Materi ini mencakup jenis risiko, sumber risiko, dampak risiko, serta hubungan antara risiko proyek dengan pencapaian target waktu, biaya, kualitas, dan ruang lingkup pekerjaan.

2. Risiko Operasional dan Profil Proses Bisnis

Sesi ini membahas risiko operasional atau risiko proses bisnis yang dapat memengaruhi keberhasilan proyek. Peserta akan memahami cara membaca profil proses, mengidentifikasi titik rawan risiko, serta menilai area yang membutuhkan pengendalian lebih kuat.

3. Proses Manajemen Risiko Proyek

Peserta akan mempelajari proses manajemen risiko proyek, mulai dari identifikasi risiko, analisis risiko, penetapan prioritas, penyusunan mitigasi, hingga evaluasi. Pembahasan dilakukan sejak tahap perencanaan, penyusunan feasibility study, pelaksanaan proyek, evaluasi, hingga risiko apabila proyek dibatalkan.

4. Rencana Mitigasi dan Kontinjensi

Pada sesi ini, peserta akan memahami cara menyusun rencana mitigasi untuk mengurangi peluang atau dampak risiko, serta rencana kontinjensi sebagai langkah alternatif ketika risiko benar-benar terjadi. Materi ini membantu tim proyek lebih siap dalam menghadapi perubahan dan kondisi tidak terduga.

5. Workshop Pemodelan Risiko Proyek

Peserta akan mengikuti workshop pemodelan risiko proyek untuk mempraktikkan cara mengidentifikasi risiko, menentukan tingkat prioritas, menyusun strategi mitigasi, dan merancang langkah pengendalian. Workshop ini membantu peserta memahami penerapan project risk management secara lebih praktis.

Peserta yang Disarankan

Training Project Risk Management sesuai untuk project manager, project team, risk management officer, operation manager, supervisor, business analyst, engineer, procurement team, finance project control, serta pihak lain yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi proyek.

Metode Pelatihan

Metode pelatihan dilakukan melalui presentasi, diskusi dan tanya jawab, studi kasus, brainstorming, serta praktik. Pendekatan ini membantu peserta memahami konsep sekaligus menerapkan manajemen risiko proyek dalam situasi kerja yang nyata.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Training Project Risk Management, peserta diharapkan mampu mengelola risiko proyek secara lebih sistematis, mulai dari identifikasi, analisis, mitigasi, hingga penyusunan rencana kontinjensi. Peserta juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan tim proyek, mengurangi potensi keterlambatan, mengendalikan biaya, menjaga kualitas pekerjaan, dan mendukung keberhasilan proyek secara lebih efektif.

Galleries Training

Zoom Meeting Arcarta

Online Training Project Risk Management | PT Sabasior Internasional

20 May
-
21 May 2021

Selesai

error: Content is protected !!