Arcarta

Consultant

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

21
- 22 May 2026

Selesai

25
- 26 Jun 2026

Akan Datang

27
- 28 Jul 2026

Akan Datang

27
- 28 Aug 2026

Akan Datang

24
- 25 Sep 2026

Akan Datang

26
- 27 Oct 2026

Akan Datang

23
- 24 Nov 2026

Akan Datang

17
- 18 Dec 2026

Akan Datang

Training Risk Assessment adalah program pelatihan yang dirancang untuk membantu peserta memahami proses penilaian risiko di tempat kerja secara sistematis, praktis, dan mudah diterapkan. Risk assessment merupakan metode yang digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, menentukan tindakan pengendalian, serta memastikan apakah kontrol yang ada sudah cukup atau masih membutuhkan tindakan tambahan.

Dalam lingkungan kerja, risiko dapat muncul dari berbagai aktivitas, proses, alat kerja, perilaku manusia, kondisi lingkungan, maupun perubahan operasional. Apabila risiko tidak dinilai dan dikendalikan dengan baik, perusahaan dapat menghadapi berbagai dampak negatif, seperti kecelakaan kerja, gangguan operasional, kerugian finansial, penurunan produktivitas, hingga masalah kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Melalui Training Risk Assessment, peserta akan mempelajari konsep dasar bahaya dan risiko, tujuan penilaian risiko, persyaratan legal yang relevan, lingkungan bisnis yang memengaruhi risiko, serta lima tahapan utama dalam proses risk assessment. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan latihan praktis agar peserta mampu menerapkan penilaian risiko secara langsung di tempat kerja masing-masing.

Mengapa Training Risk Assessment Penting?

Training Risk Assessment penting karena setiap organisasi membutuhkan sistem kerja yang aman, terkontrol, dan mampu meminimalkan potensi kerugian. Penilaian risiko yang dilakukan dengan benar dapat membantu perusahaan mengetahui sumber bahaya, menentukan tingkat kemungkinan dan dampak risiko, serta memilih tindakan pengendalian yang paling sesuai.

Tanpa risk assessment yang tepat, perusahaan cenderung hanya bertindak setelah masalah terjadi. Pendekatan seperti ini dapat meningkatkan biaya penanganan, memperlambat proses kerja, dan membahayakan keselamatan karyawan. Sebaliknya, dengan risk assessment yang baik, perusahaan dapat lebih proaktif dalam mencegah risiko, menyusun prioritas pengendalian, serta menciptakan budaya kerja yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini juga membantu peserta memahami bahwa risk assessment bukan hanya tugas bagian tertentu, tetapi menjadi tanggung jawab setiap individu yang terlibat dalam aktivitas kerja dan memiliki peran dalam menjaga keselamatan serta efektivitas operasional.

Manfaat Pelatihan

Setelah mengikuti Training Risk Assessment, peserta diharapkan memperoleh manfaat sebagai berikut:

  1. Memahami proses dasar risk assessment di lingkungan kerja.
  2. Meningkatkan pemahaman mengenai hazards, risks, dan tindakan pengendalian.
  3. Mampu mengenali potensi bahaya dalam aktivitas kerja sehari-hari.
  4. Memahami hubungan antara risk assessment, legal requirements, dan kepatuhan organisasi.
  5. Mendapatkan pengalaman pelatihan yang sederhana, fleksibel, dan interaktif.
  6. Menerapkan standar penilaian risiko yang lebih seragam bagi seluruh staf.
  7. Mengurangi risiko kerja, kesalahan operasional, dan biaya administrasi akibat pengendalian yang lemah.

Topik dan Pembahasan Training

1. Introduction to Risk Assessment

Peserta akan mempelajari pengertian risk assessment, tujuan utama penilaian risiko, serta alasan mengapa proses ini penting dalam menjaga keselamatan, produktivitas, dan keberlanjutan operasional perusahaan.

2. Legal Requirements

Sesi ini membahas pentingnya memahami persyaratan hukum, regulasi, dan standar yang berkaitan dengan keselamatan kerja serta pengelolaan risiko. Peserta akan memahami bagaimana kepatuhan dapat membantu organisasi mengurangi risiko hukum dan operasional.

3. Hazards dan Risks

Peserta akan mempelajari perbedaan antara hazard dan risk. Hazard adalah sumber bahaya yang berpotensi menimbulkan kerugian, sedangkan risk berkaitan dengan kemungkinan dan dampak dari bahaya tersebut. Pemahaman ini menjadi dasar dalam melakukan penilaian risiko yang tepat.

4. Business Environment dan Objectives of Risk Assessment

Pada sesi ini, peserta akan memahami bagaimana lingkungan bisnis, proses kerja, sumber daya, dan aktivitas operasional dapat memengaruhi tingkat risiko. Peserta juga akan mempelajari tujuan risk assessment dalam mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian kerja.

5. The Five Stages of Risk Assessment

Peserta akan mempelajari lima tahapan risk assessment, mulai dari mengidentifikasi bahaya, menentukan siapa yang mungkin terdampak, mengevaluasi risiko dan kontrol yang ada, mencatat temuan, hingga meninjau ulang penilaian risiko secara berkala.

6. Practical Exercises

Peserta akan mengikuti latihan praktik untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko, menentukan prioritas, dan menyusun tindakan pengendalian. Latihan ini membantu peserta memahami penerapan risk assessment dalam situasi kerja nyata.

Peserta yang Disarankan

Training Risk Assessment sesuai untuk setiap individu yang memiliki tanggung jawab dalam melakukan risk assessment, termasuk supervisor, safety officer, risk officer, staff operasional, HR, manager, team leader, dan pihak lain yang terlibat dalam pengendalian risiko di tempat kerja.

Metode Pelatihan

Metode pelatihan dilakukan melalui presentasi, diskusi dan tanya jawab, studi kasus, brainstorming, serta praktik. Pendekatan ini membantu peserta memahami konsep sekaligus menerapkan proses risk assessment secara langsung.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Training Risk Assessment, peserta diharapkan mampu melakukan penilaian risiko secara lebih terstruktur, mulai dari identifikasi bahaya, analisis risiko, penentuan kontrol, hingga evaluasi tindakan pengendalian. Pelatihan ini juga diharapkan membantu perusahaan mengurangi kemungkinan terjadinya risiko di tempat kerja, meningkatkan kepatuhan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, efektif, dan produktif.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!