Arcarta

Consultant

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

18
- 19 May 2026

Selesai

18
- 19 Jun 2026

Akan Datang

20
- 21 Jul 2026

Akan Datang

13
- 14 Aug 2026

Akan Datang

17
- 18 Sep 2026

Akan Datang

19
- 20 Oct 2026

Akan Datang

16
- 17 Nov 2026

Akan Datang

14
- 15 Dec 2026

Akan Datang

Komunikasi Audit adalah pelatihan yang dirancang untuk membantu auditor meningkatkan kemampuan komunikasi dalam proses penugasan audit, baik saat berinteraksi dengan auditee, tim internal audit, manajemen, maupun pihak lain yang terkait. Dalam kegiatan audit, kemampuan teknis saja tidak cukup. Auditor juga perlu mampu menyampaikan maksud pemeriksaan, menggali informasi, membangun hubungan profesional, menyampaikan temuan, serta memonitor tindak lanjut rekomendasi secara jelas dan tepat.

Komunikasi yang kurang efektif dapat membuat proses audit menjadi tidak lancar. Misalnya auditee kurang terbuka, informasi yang diterima tidak lengkap, terjadi salah paham, atau rekomendasi audit tidak dijalankan dengan baik. Karena itu, auditor perlu memahami cara berkomunikasi secara efektif, empatik, persuasif, dan tetap profesional.

Melalui Komunikasi Audit, peserta akan mempelajari konsep komunikasi, proses komunikasi, jenis dan bentuk komunikasi dalam audit, teknik wawancara, teknik presentasi, komunikasi tertulis, active listening, bahasa tubuh, hingga cara menghadapi konflik selama pelaksanaan audit.

Mengapa Komunikasi Audit Penting?

Komunikasi Audit penting karena hasil audit sangat dipengaruhi oleh kualitas interaksi antara auditor dan auditee. Auditor perlu mampu menjelaskan tujuan audit tanpa menimbulkan resistensi, mengajukan pertanyaan secara tepat, mendengarkan penjelasan auditee, serta menjaga objektivitas dalam setiap komunikasi.

Dalam praktiknya, auditor sering menghadapi situasi yang menantang, seperti auditee defensif, data sulit diperoleh, adanya perbedaan persepsi, atau temuan audit yang menimbulkan ketegangan. Jika auditor tidak memiliki kemampuan komunikasi yang baik, proses audit dapat berubah menjadi konflik dan tujuan audit sulit tercapai.

Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa komunikasi audit bukan hanya tentang berbicara, tetapi juga tentang mendengar, membaca situasi, memahami ekspresi, memilih kata, menyusun pesan, serta menyampaikan hasil audit secara terstruktur dan dapat diterima.

Manfaat Training Komunikasi Audit

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan efektivitas komunikasi dalam proses audit. Peserta juga akan memahami pengertian, arti penting, proses komunikasi, serta faktor manusia yang memengaruhi keberhasilan komunikasi.

Selain itu, peserta akan belajar mempersiapkan diri sebelum berkomunikasi, mengekspresikan diri secara efektif, membangun hubungan dengan auditee, melakukan komunikasi empatik dan persuasif, mendengarkan secara aktif, serta memahami bahasa tubuh.

Training ini juga membekali peserta dengan keterampilan komunikasi dalam tim audit, komunikasi antara auditor dan auditee, komunikasi dengan pihak lain yang terkait, teknik wawancara, teknik presentasi, komunikasi audit tertulis, serta teknik menghadapi konflik.

Manfaat bagi Perusahaan

Melalui Komunikasi Audit, perusahaan dapat meningkatkan kualitas proses audit internal. Auditor yang mampu berkomunikasi dengan baik akan lebih mudah memperoleh informasi, menyampaikan temuan, membangun kerja sama dengan auditee, dan memastikan rekomendasi audit dipahami dengan benar.

Pelatihan ini juga membantu memperkuat hubungan profesional antara auditor, auditee, dan manajemen. Dengan komunikasi yang lebih jelas dan konstruktif, proses audit dapat berjalan lebih efektif, temuan dapat ditindaklanjuti dengan lebih baik, dan fungsi audit internal dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi.

Untuk pengembangan kompetensi yang lebih lengkap, peserta juga dapat mengikuti Training Internal Audit, Training Investigative Audit, atau Training Audit Report Writing agar kemampuan audit, komunikasi, dan pelaporan semakin kuat.

Outline Training Komunikasi Audit

1. Pendahuluan

Peserta akan memahami konsep dan prinsip komunikasi, dampak negatif gagalnya komunikasi interpersonal di perusahaan, serta faktor penyebab masalah komunikasi. Materi ini juga membahas pentingnya interpersonal communication skill dengan pimpinan, rekan kerja, bawahan, customer, supplier, dan pihak eksternal lainnya.

2. Pengertian dan Konsep Komunikasi Audit

Sesi ini membahas manfaat komunikasi dalam audit, proses komunikasi, jenis-jenis komunikasi, bentuk dan teknik komunikasi dalam audit, serta faktor penting yang menentukan keberhasilan komunikasi auditor.

3. Mempersiapkan Diri dan Membangun Hubungan

Peserta akan mempelajari cara mempersiapkan diri sebelum berkomunikasi, mengekspresikan diri secara efektif, serta membangun hubungan kerja yang profesional dengan auditee dan pihak terkait.

4. Komunikasi Efektif, Empatik, dan Persuasif

Materi ini membahas cara melakukan komunikasi yang efektif, empatik, dan persuasif. Peserta juga akan belajar mendengarkan secara aktif, memahami ekspresi wajah, membaca bahasa tubuh, serta menjaga sikap profesional dalam proses audit.

5. Komunikasi Selama Pelaksanaan Audit

Sesi ini membahas komunikasi internal dalam tim audit, komunikasi antara auditor dan auditee, serta komunikasi auditor dengan pihak lain yang terkait. Peserta akan memahami cara menjaga alur komunikasi agar proses audit berjalan lancar.

6. Teknik Komunikasi Audit

Peserta akan mempelajari teknik wawancara, teknik presentasi, dan teknik komunikasi tertulis. Materi ini penting agar auditor mampu menggali informasi, menyampaikan hasil audit, dan menyusun pesan tertulis secara jelas.

7. Teknik Komunikasi Menghadapi Konflik

Sesi terakhir membahas pengertian konflik, sumber konflik, bentuk konflik, serta cara mengelola konflik dalam proses audit. Peserta akan memahami cara menghadapi perbedaan pendapat tanpa merusak hubungan profesional.

Target Peserta Training

Komunikasi Audit cocok untuk auditor internal, auditor eksternal, staf SPI, manajer internal audit, kepala internal audit, compliance officer, risk management officer, supervisor, manager, serta karyawan yang terlibat dalam proses audit, monitoring tindak lanjut, dan pelaporan hasil audit.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Komunikasi Audit, peserta diharapkan mampu berkomunikasi secara lebih efektif, empatik, persuasif, dan profesional dalam proses audit. Peserta juga diharapkan mampu melakukan wawancara audit, presentasi temuan, komunikasi tertulis, active listening, membaca bahasa tubuh, serta mengelola konflik agar hasil audit dapat tercapai dan rekomendasi dapat ditindaklanjuti dengan baik.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!