Arcarta

Consultant

TRAINING CREDIT RISK MODELING (ADVANCED)

TRAINING CREDIT RISK MODELING (ADVANCED)

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

21
- 22 May 2026

Selesai

22
- 23 Jun 2026

Akan Datang

23
- 24 Jul 2026

Akan Datang

20
- 21 Aug 2026

Akan Datang

21
- 22 Sep 2026

Akan Datang

22
- 23 Oct 2026

Akan Datang

19
- 20 Nov 2026

Akan Datang

14
- 15 Dec 2026

Akan Datang

Training Credit Risk Modeling (Advanced) dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik pemodelan risiko kredit yang digunakan dalam industri perbankan, lembaga keuangan, perusahaan pembiayaan, serta institusi investasi modern. Seiring meningkatnya kompleksitas produk keuangan, regulasi yang semakin ketat, serta kebutuhan pengelolaan risiko yang lebih akurat, kemampuan membangun, memvalidasi, dan mengevaluasi model risiko kredit menjadi kompetensi yang sangat penting bagi para profesional di bidang manajemen risiko dan perkreditan.

Dalam praktiknya, risiko kredit merupakan salah satu risiko utama yang dihadapi oleh institusi keuangan. Kesalahan dalam mengukur probabilitas gagal bayar (Probability of Default/PD), tingkat kerugian akibat gagal bayar (Loss Given Default/LGD), maupun eksposur saat terjadi gagal bayar (Exposure at Default/EAD) dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, berbagai regulasi internasional seperti Basel Framework dan IFRS 9 menuntut penggunaan model risiko kredit yang lebih akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Training Credit Risk Modeling (Advanced) membahas berbagai pendekatan modern dalam pengukuran dan pemodelan risiko kredit, mulai dari credit scoring, credit rating, estimasi parameter risiko kredit, validasi model, hingga penerapan stress testing dalam berbagai skenario ekonomi. Pelatihan ini mengombinasikan konsep teoritis dengan pendekatan praktis sehingga peserta dapat memahami bagaimana model risiko kredit digunakan dalam proses pengambilan keputusan bisnis maupun kepatuhan regulasi.

Selain mempelajari teknik pemodelan, peserta juga akan memahami berbagai metode validasi model, pengujian korelasi, benchmarking, backtesting, serta penggunaan model portofolio kredit yang banyak diterapkan oleh institusi keuangan global. Dengan pemahaman yang komprehensif, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas analisis risiko kredit dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat serta berbasis data.

Pentingnya Credit Risk Modeling dalam Industri Keuangan

Pengelolaan risiko kredit yang efektif menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas dan profitabilitas institusi keuangan. Model risiko kredit memungkinkan organisasi untuk mengukur tingkat risiko secara objektif serta mendukung proses pengambilan keputusan kredit yang lebih baik.

Pemodelan risiko kredit juga membantu perusahaan memenuhi tuntutan regulasi, meningkatkan akurasi pencadangan kerugian, serta memperkuat pengawasan terhadap kualitas portofolio kredit.

Credit Risk Modeling sebagai Alat Pengambilan Keputusan

Model risiko kredit membantu institusi keuangan mengevaluasi kualitas debitur, menentukan tingkat risiko, serta mendukung keputusan pemberian kredit yang lebih tepat.

Mendukung Kepatuhan Regulasi

Pendekatan pemodelan yang sesuai standar Basel dan IFRS 9 membantu perusahaan memenuhi persyaratan regulator terkait pengelolaan risiko kredit dan pencadangan kerugian.

Meningkatkan Ketahanan Portofolio Kredit

Melalui validasi dan stress testing, perusahaan dapat memahami dampak berbagai skenario ekonomi terhadap kualitas portofolio serta mengambil langkah mitigasi yang diperlukan.

Manfaat Mengikuti Training Credit Risk Modeling (Advanced)

Pelatihan ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep, teknik, dan aplikasi pemodelan risiko kredit yang digunakan dalam industri keuangan modern.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • memahami konsep dan kerangka kerja manajemen risiko kredit,
  • mengembangkan dan mengevaluasi model credit scoring dan credit rating,
  • memahami estimasi parameter PD, LGD, dan EAD,
  • melakukan validasi dan pengujian model risiko kredit,
  • memahami teknik backtesting dan benchmarking model,
  • mengimplementasikan stress testing dalam pengelolaan risiko kredit,
  • menganalisis korelasi risiko kredit dalam portofolio,
  • serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan berbasis risiko.

Materi Training Credit Risk Modeling (Advanced)

Bank Risk Management dan Credit Risk Framework

Pembahasan mengenai peran risiko dalam industri perbankan, proses manajemen risiko, komponen risiko kredit, regulasi Basel, pengelolaan neraca bank, serta berbagai instrumen keuangan yang berkaitan dengan risiko kredit.

Credit Scoring Methodology

Peserta akan mempelajari konsep credit scoring, jenis-jenis scoring, application scoring, behavioral scoring, karakteristik data kredit, teknik penentuan Probability of Default (PD), validasi scorecard, serta evaluasi akurasi model scoring.

Credit Rating System

Materi membahas konsep credit rating, perbedaan rating dan scoring, filosofi sistem rating, penggunaan rating dalam institusi keuangan, peran lembaga pemeringkat, serta keterbatasan sistem rating dalam pengukuran risiko.

Credit Risk Modeling and Measurement

Peserta akan mempelajari metode estimasi Probability of Default (PD), Loss Given Default (LGD), dan Exposure at Default (EAD), pengukuran kerugian kredit, serta berbagai pendekatan kuantitatif dalam pemodelan risiko kredit.

Model Validation, Backtesting, dan Benchmarking

Pembahasan mengenai teknik validasi model, pengujian performa model, stability testing, benchmarking model, serta evaluasi kualitas model risiko kredit untuk memastikan tingkat akurasi dan keandalannya.

Portfolio Credit Risk Modeling

Materi mencakup penggunaan berbagai model portofolio risiko kredit seperti KMV EDF Credit Monitor, CreditMetrics, CreditRisk+, Monte Carlo Simulation, serta analisis hubungan antar risiko dalam portofolio kredit.

Correlation Analysis dan Advanced Modeling

Peserta akan mempelajari teknik pengujian korelasi risiko kredit, penggunaan perangkat analisis statistik termasuk AMOS®, serta interpretasi hasil analisis dalam konteks pengelolaan risiko kredit.

Case Study dan Praktik Credit Risk Modeling

Pelatihan dilengkapi dengan studi kasus dan pembahasan praktik implementasi model risiko kredit untuk membantu peserta memahami penerapan konsep dalam kondisi bisnis yang nyata.

Metode Pelatihan

Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui:

  • Ceramah dan tanya jawab
  • Presentasi
  • Diskusi dan studi kasus
  • Problem solving
  • Praktik analisis dan evaluasi model

Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?

Training Credit Risk Modeling (Advanced) sangat direkomendasikan bagi Credit Analyst, Credit Officer, Risk Management Officer, Credit Risk Manager, Financial Risk Analyst, Fund Manager, Investment Manager, Internal Auditor, External Auditor, Bond Dealer, Portfolio Manager, Banking Professional, staf bagian kredit, serta para profesional yang terlibat dalam pengukuran, analisis, validasi, dan pengelolaan risiko kredit di sektor perbankan maupun jasa keuangan.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!