Arcarta

Consultant

TRAINING PENYUSUNAN DAN PEMBUATAN SOP STANDARD FOR BANKING

TRAINING PENYUSUNAN DAN PEMBUATAN SOP STANDARD FOR BANKING

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

04
- 05 Jun 2026

Selesai

06
- 07 Jul 2026

Akan Datang

06
- 07 Aug 2026

Akan Datang

07
- 08 Sep 2026

Akan Datang

08
- 09 Oct 2026

Akan Datang

05
- 06 Nov 2026

Akan Datang

07
- 08 Dec 2026

Akan Datang

Dalam industri perbankan, Standard Operating Procedure (SOP) menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan, konsistensi proses kerja, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. SOP berfungsi sebagai panduan kerja yang membantu setiap proses operasional berjalan lebih terstruktur, efektif, dan sesuai standar perusahaan maupun ketentuan regulator.

Training Penyusunan dan Pembuatan SOP Standard for Banking dirancang untuk membantu peserta memahami teknik penyusunan SOP yang efektif, mudah dipahami, serta dapat diterapkan secara optimal dalam operasional perbankan. Pelatihan ini membahas bagaimana SOP tidak hanya berfungsi sebagai panduan kerja, tetapi juga sebagai alat pengendalian, pengukuran kinerja, audit, hingga pengelolaan risiko operasional.

Dalam praktiknya, masih banyak SOP yang dibuat hanya sebagai dokumen administratif sehingga kurang efektif digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari. SOP yang tidak jelas dan menimbulkan multi tafsir dapat menyebabkan kesalahan proses kerja, menurunkan produktivitas, bahkan berdampak pada kualitas pelayanan kepada nasabah.

Melalui training ini, peserta akan mempelajari bagaimana menyusun SOP berbasis proses bisnis perbankan, memahami struktur dan hirarki dokumen, hingga mengintegrasikan SOP dengan risk management, key performance indicator (KPI), dan service level agreement (SLA).

Selain itu, peserta juga akan memahami bagaimana melakukan pengendalian dokumen SOP agar tetap relevan dengan perubahan regulasi perbankan, termasuk perubahan Peraturan Bank Indonesia (PBI) maupun kebutuhan operasional perusahaan.

Mengapa SOP Penting dalam Operasional Perbankan?

Industri perbankan memiliki proses kerja yang kompleks dan sangat bergantung pada ketepatan prosedur. Karena itu, perusahaan perbankan membutuhkan SOP yang mampu menyamakan persepsi antar bagian, menjaga konsistensi pelayanan, serta mengurangi risiko kesalahan operasional.

SOP yang efektif membantu perusahaan memastikan bahwa setiap aktivitas kerja dilakukan dengan standar yang sama, lebih terukur, dan mudah dipantau. Selain itu, SOP juga membantu meningkatkan koordinasi antar departemen serta memperkuat pengendalian internal perusahaan.

Training ini membantu peserta memahami bahwa SOP bukan hanya sekadar dokumen prosedur, tetapi juga alat manajemen yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas kerja, mendukung audit internal, serta membantu perusahaan menjaga kepatuhan terhadap regulasi perbankan.

Materi Training Penyusunan dan Pembuatan SOP Standard for Banking

Memahami Konsep Dasar SOP dalam Industri Perbankan

Peserta akan mempelajari pengertian SOP serta perbedaannya dengan instruksi kerja, pedoman kerja, protap, juklak, juknis, dan operating manual.

Materi ini membantu peserta memahami fungsi SOP dalam mendukung proses bisnis perbankan agar lebih efektif, konsisten, dan mudah dipahami oleh seluruh bagian organisasi.

Teknik Penyusunan SOP Berbasis Proses

Pada sesi ini peserta akan mempelajari bagaimana menyusun SOP berbasis proses kerja agar lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.

Pembahasan meliputi teknik membuat prosedur penulisan SOP, penyusunan panduan kerja, hingga pengembangan SOP yang mampu mendukung efektivitas proses bisnis perbankan.

Selain itu, peserta juga akan memahami bagaimana menyusun SOP yang tidak menimbulkan multi tafsir serta mudah digunakan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Struktur Dokumen dan Hirarki SOP Perbankan

Materi ini membahas struktur dokumen SOP mulai dari format, elemen, atribut, hingga hirarki dokumen dalam perusahaan perbankan.

Peserta akan memahami bagaimana menghubungkan regulasi seperti Peraturan Bank Indonesia (PBI) dengan prosedur operasional dan instruksi kerja di perusahaan.

Selain itu, training ini juga membahas bagaimana membangun document control dan master list agar pengelolaan dokumen SOP dapat berjalan lebih terstruktur.

Integrasi SOP dengan Risk Management dan KPI

Sesi ini membahas bagaimana SOP dapat diintegrasikan dengan risk management, key performance indicator (KPI), dan service level agreement (SLA).

Peserta akan memahami bagaimana SOP dapat digunakan sebagai alat ukur kinerja, alat kendali proses, alat audit, hingga pendukung sistem reward and punishment dalam perusahaan.

Materi ini membantu perusahaan membangun SOP yang tidak hanya berfungsi sebagai panduan kerja, tetapi juga mendukung pengendalian dan evaluasi kinerja organisasi.

Pengendalian SOP dan SOP Lifecycle Management

Dalam sesi ini peserta akan mempelajari bagaimana mengendalikan dokumen SOP agar tetap relevan dengan perubahan regulasi dan kebutuhan operasional perusahaan.

Pembahasan meliputi masa berlaku SOP, document status seperti controlled, uncontrolled, archived, dan obsolete, hingga pengelolaan SOP lifecycle management.

Selain itu, peserta juga akan memahami bagaimana melakukan revisi SOP secara efektif agar selalu sesuai dengan perkembangan regulasi dan proses bisnis perusahaan.

Tujuan Training Penyusunan dan Pembuatan SOP Standard for Banking

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dan fungsi SOP dalam industri perbankan.
  • Menyusun SOP berbasis proses kerja yang efektif dan mudah dipahami.
  • Memahami struktur dan hirarki dokumen SOP.
  • Mengintegrasikan SOP dengan risk management, KPI, dan SLA.
  • Mengembangkan SOP sebagai alat pengendalian dan pengukuran kinerja.
  • Memahami document control dan pengelolaan SOP lifecycle.
  • Menyesuaikan SOP dengan perubahan regulasi perbankan.

Metode Training

Training ini disampaikan melalui metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif, meliputi:

  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Evaluation

Metode ini membantu peserta memahami konsep penyusunan SOP sekaligus mampu menerapkannya dalam lingkungan kerja perbankan.

Manfaat Training bagi Perusahaan

Melalui Training Penyusunan dan Pembuatan SOP Standard for Banking, perusahaan dapat membangun SOP yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan operasional perbankan.

Penerapan SOP yang baik membantu perusahaan meningkatkan konsistensi proses kerja, memperkuat pengendalian internal, mengurangi risiko kesalahan operasional, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Selain itu, perusahaan juga dapat membangun sistem kerja yang lebih terstruktur, profesional, dan mampu mendukung kepatuhan terhadap regulasi perbankan secara berkelanjutan.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!