Arcarta

Consultant

Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management

TRAINING PROCUREMENT MANAGEMENT, STRATEGIC SOURCING, DAN INVENTORY MANAGEMENT

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

04
- 05 Jun 2026

Selesai

06
- 07 Jul 2026

Akan Datang

06
- 07 Aug 2026

Akan Datang

07
- 08 Sep 2026

Akan Datang

08
- 09 Oct 2026

Akan Datang

05
- 06 Nov 2026

Akan Datang

07
- 08 Dec 2026

Akan Datang

Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari proses pengadaan, strategi pemilihan supplier, hingga pengendalian persediaan yang efektif. Dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif, perusahaan dituntut untuk mampu mengelola biaya, menjaga ketersediaan barang, serta meningkatkan efisiensi operasional secara berkelanjutan.

Keberhasilan suatu organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjual produk atau jasa, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan supply chain. Pengadaan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan pemborosan biaya, sementara pengelolaan persediaan yang kurang optimal berpotensi menimbulkan stock out maupun dead stock yang berdampak langsung terhadap profitabilitas perusahaan.

Melalui Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management, peserta akan mempelajari berbagai konsep, metode, dan praktik terbaik yang digunakan perusahaan modern dalam mengelola aktivitas procurement, strategic sourcing, dan inventory management secara terpadu.

Memahami Konsep Supply Chain Management

Peran Supply Chain dalam Organisasi

Supply Chain Management (SCM) merupakan proses pengelolaan aliran barang, informasi, dan dana dari pemasok hingga ke pelanggan akhir. Dalam pelatihan ini, peserta akan memahami bagaimana setiap aktivitas dalam rantai pasok saling terhubung dan memengaruhi kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management memberikan wawasan mengenai hubungan antara procurement, warehouse, produksi, logistik, serta departemen keuangan dalam menciptakan operasi yang efisien dan berkelanjutan.

Tantangan Supply Chain Modern

Organisasi saat ini menghadapi berbagai tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku, gangguan rantai pasok global, perubahan permintaan pelanggan, hingga risiko ketergantungan terhadap supplier tertentu. Oleh karena itu, pengelolaan supply chain yang strategis menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan.

Procurement Management yang Efektif

Memahami Siklus Procurement

Dalam Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management, peserta akan mempelajari seluruh tahapan procurement mulai dari identifikasi kebutuhan hingga pembayaran kepada supplier.

Tahapan utama procurement meliputi:

  • Purchase Requisition (PR)
  • Request for Quotation (RFQ)
  • Evaluasi vendor
  • Purchase Order (PO)
  • Goods Receipt (GR)
  • Invoice Processing
  • Payment Management

Pemahaman yang baik terhadap siklus procurement membantu organisasi meningkatkan transparansi, kepatuhan, serta efisiensi proses pengadaan.

Pengendalian dan Tata Kelola Procurement

Selain aspek operasional, pelatihan ini juga membahas pentingnya governance dan compliance dalam pengadaan. Pengendalian yang kuat mampu meminimalkan risiko fraud, konflik kepentingan, serta ketidakefisienan yang dapat merugikan perusahaan.

Strategic Sourcing untuk Efisiensi Biaya

Konsep Strategic Sourcing

Strategic sourcing merupakan pendekatan pengadaan yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang melalui pemilihan supplier yang tepat dan strategi pembelian yang optimal.

Dalam Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management, peserta akan memahami perbedaan antara purchasing tradisional dan strategic sourcing yang lebih berorientasi pada analisis, kolaborasi, serta pengelolaan risiko.

Spend Analysis dan Category Management

Peserta akan mempelajari bagaimana melakukan analisis pengeluaran (spend analysis) untuk mengidentifikasi peluang penghematan biaya serta mengelompokkan kategori pembelian berdasarkan tingkat risiko dan nilai bisnis.

Penggunaan tools seperti Kraljic Matrix membantu organisasi menentukan strategi sourcing yang tepat sesuai karakteristik setiap kategori pengadaan.

Supplier Evaluation dan Performance Management

Supplier memiliki peran penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. Oleh karena itu, evaluasi kinerja supplier menjadi bagian penting dalam strategic sourcing.

Materi yang dibahas meliputi:

  • Supplier segmentation.
  • Vendor rating system.
  • Supplier performance scorecard.
  • Supplier audit.
  • Key Performance Indicator (KPI) supplier.

Strategi Negosiasi dan Pengurangan Biaya

Cost Reduction melalui Strategic Procurement

Salah satu fokus utama Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management adalah membantu peserta mengidentifikasi peluang penghematan biaya tanpa mengurangi kualitas produk maupun layanan.

Peserta akan mempelajari:

  • Total Cost of Ownership (TCO).
  • Cost breakdown analysis.
  • Value engineering.
  • Cost avoidance strategy.
  • Supplier collaboration.

Teknik Negosiasi Profesional

Kemampuan negosiasi merupakan kompetensi penting bagi praktisi procurement. Pelatihan ini membahas strategi negosiasi yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak (win-win solution) serta membangun hubungan jangka panjang dengan supplier.

Inventory Management untuk Optimalisasi Persediaan

Pentingnya Pengelolaan Persediaan

Persediaan yang terlalu tinggi akan meningkatkan biaya penyimpanan dan risiko barang usang, sedangkan persediaan yang terlalu rendah dapat menyebabkan keterlambatan produksi atau kehilangan peluang penjualan.

Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management membantu peserta memahami cara menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan efisiensi biaya.

Teknik Pengendalian Inventory

Peserta akan mempelajari berbagai metode pengendalian persediaan yang umum digunakan dalam industri, antara lain:

  • Economic Order Quantity (EOQ).
  • Reorder Point (ROP).
  • Safety Stock.
  • ABC Analysis.
  • Inventory Turnover.
  • Days on Hand (DOH).
  • Analisis Slow Moving dan Obsolete Stock.

Penerapan teknik-teknik tersebut membantu perusahaan meningkatkan service level sekaligus mengoptimalkan penggunaan modal kerja.

Integrasi Procurement dan Inventory Management

Sinkronisasi dengan Perencanaan Produksi

Salah satu tantangan utama dalam supply chain adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan produksi dan ketersediaan bahan baku. Oleh karena itu, integrasi antara procurement, inventory, dan PPIC menjadi sangat penting.

Peserta akan mempelajari bagaimana melakukan forecasting kebutuhan material serta mengintegrasikan data pengadaan dengan sistem persediaan untuk meningkatkan akurasi perencanaan.

Digital Supply Chain dan ERP

Perkembangan teknologi memungkinkan perusahaan mengelola procurement dan inventory secara lebih efisien melalui sistem ERP dan platform digital supply chain. Pelatihan ini memberikan gambaran mengenai pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan visibilitas, akurasi data, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat.

Peserta yang Direkomendasikan

Pelatihan ini sangat sesuai bagi:

  • Procurement Officer dan Purchasing Staff.
  • Supply Chain Staff.
  • Warehouse dan Inventory Officer.
  • Logistics Coordinator.
  • PPIC Staff.
  • Supervisor dan Manager Supply Chain.
  • Owner UMKM yang mengelola pengadaan dan persediaan.
  • Profesional yang terlibat dalam aktivitas procurement dan inventory management.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Training Procurement Management, Strategic Sourcing, dan Inventory Management, peserta diharapkan mampu memahami konsep end-to-end supply chain management, mengelola proses procurement secara efektif dan sesuai prinsip tata kelola yang baik, menyusun strategi sourcing yang menghasilkan efisiensi biaya, melakukan analisis dan pengendalian inventory menggunakan berbagai metode yang relevan, serta mengintegrasikan fungsi procurement dan inventory untuk meningkatkan service level perusahaan. Selain itu, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi risiko supply chain, meningkatkan kinerja supplier, mengoptimalkan cash flow melalui pengelolaan persediaan yang tepat, serta menerapkan praktik terbaik supply chain management dalam lingkungan kerja masing-masing.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!