Arcarta

Consultant

Strategic Purchasing untuk procurement dan EXIM management

TRAINING STRATEGIC PURCHASING DAN EXIM MANAGEMENT

Tempat dan Biaya

Online Training ( Group )
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.350.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota Lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

11
- 12 Jun 2026

Selesai

13
- 14 Jul 2026

Akan Datang

10
- 11 Aug 2026

Akan Datang

10
- 11 Sep 2026

Akan Datang

15
- 16 Oct 2026

Akan Datang

12
- 13 Nov 2026

Akan Datang

10
- 11 Dec 2026

Akan Datang

Strategic Purchasing adalah pelatihan yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola proses purchasing secara lebih strategis, efisien, dan terintegrasi dengan kebutuhan rantai pasok perusahaan. Dalam bisnis modern, fungsi purchasing tidak lagi hanya berperan sebagai bagian pembelian, tetapi menjadi fungsi penting yang memengaruhi efisiensi biaya, kualitas barang, kelancaran operasional, dan daya saing perusahaan.

Training Strategic Purchasing dan EXIM Management membahas penguatan kompetensi purchasing sebagai inti utama pelatihan, sedangkan materi EXIM diberikan secara proporsional sebagai pendukung, khususnya untuk pembelian dari pemasok luar negeri. Dengan demikian, peserta tidak hanya memahami proses pengadaan domestik, tetapi juga memahami dasar-dasar impor, dokumen kepabeanan, Incoterms, customs clearance, landed cost, serta risiko umum dalam pembelian lintas batas.

Melalui Strategic Purchasing, peserta akan mempelajari siklus pengadaan, pemilihan pemasok, negosiasi, penyusunan kontrak, pengukuran kinerja purchasing, Total Cost of Ownership, etika purchasing, digital procurement, sustainable purchasing, serta proses impor barang secara garis besar. Pelatihan ini membantu peserta membangun cara pandang purchasing yang lebih strategis, berbasis data, dan berorientasi pada nilai.

Mengapa Strategic Purchasing Penting?

Strategic Purchasing penting karena keputusan pembelian dapat berdampak langsung pada biaya, kualitas, lead time, cash flow, dan kepuasan pelanggan internal maupun eksternal. Jika purchasing hanya berfokus pada harga terendah, perusahaan dapat menghadapi risiko kualitas buruk, keterlambatan pengiriman, biaya tambahan, atau hubungan pemasok yang tidak berkelanjutan.

Dengan pendekatan strategic purchasing, perusahaan dapat memilih pemasok secara lebih objektif, melakukan negosiasi yang lebih efektif, menghitung total biaya kepemilikan, serta mengelola risiko pengadaan dengan lebih baik. Untuk pembelian dari luar negeri, peserta juga perlu memahami aspek EXIM agar tidak salah memilih Incoterms, keliru membaca dokumen impor, atau kurang tepat dalam menghitung estimasi biaya sampai barang tiba di gudang.

Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa purchasing yang efektif harus menggabungkan efisiensi biaya, ketepatan proses, kepatuhan dokumen, dan pengendalian risiko.

Tujuan Training Strategic Purchasing

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu menyusun strategi pengadaan yang efisien dan sesuai kebutuhan perusahaan. Peserta juga akan memahami cara melakukan seleksi, evaluasi, dan negosiasi dengan pemasok, baik pemasok lokal maupun luar negeri.

Selain itu, peserta akan mempelajari penyusunan kontrak pembelian, pengukuran kinerja pengadaan, pengelolaan persediaan, perhitungan Total Cost of Ownership, serta dasar-dasar EXIM yang relevan untuk purchasing. Peserta juga diharapkan mampu memahami dokumen dasar ekspor-impor, memilih Incoterms yang tepat, memperkirakan biaya impor, dan menghindari risiko umum dalam pembelian lintas batas.

Manfaat Training bagi Perusahaan

Melalui Strategic Purchasing, perusahaan dapat meningkatkan kualitas proses pengadaan dan mengurangi risiko pemborosan biaya. Peserta akan lebih mampu memahami procurement cycle, membuat dokumen pembelian yang tepat, mengukur performa supplier, dan menyusun strategi negosiasi yang lebih kuat.

Pelatihan ini juga membantu perusahaan meningkatkan kesiapan dalam transaksi impor. Dengan pemahaman EXIM yang cukup, tim purchasing dapat bekerja lebih efektif dengan freight forwarder, PPJK, supplier luar negeri, dan pihak internal seperti finance, warehouse, logistics, serta compliance.

Untuk pengembangan kompetensi yang lebih lengkap, peserta juga dapat mengikuti Training Vendor Management, Training Purchasing Negotiation, atau Training Export Import Management agar kemampuan procurement dan EXIM semakin kuat.

Outline Training Strategic Purchasing

1. Dasar-Dasar Purchasing

Peserta akan memahami procurement cycle, klasifikasi pembelian direct dan indirect, prinsip enam tepat dalam purchasing, metode pengadaan seperti tender, lelang, penunjukan langsung, e-procurement, dokumen purchasing seperti PR, PO, GRN, invoice, serta KPI purchasing seperti cost savings, lead time, dan supplier performance.

2. Manajemen Pemasok dan Negosiasi

Sesi ini membahas supplier selection, supplier assessment, vendor rating, supplier scorecard, strategi multi-sourcing dan single sourcing, teknik negosiasi harga, volume discount, payment term, BATNA, walking point, serta perbedaan negosiasi dengan pemasok lokal dan luar negeri.

3. Kontrak Pembelian dan Kinerja Purchasing

Peserta akan mempelajari klausul dasar kontrak, seperti spesifikasi barang, harga, delivery schedule, penalti keterlambatan, garansi, perbedaan kontrak domestik dan kontrak impor sederhana, serta pengukuran kinerja purchasing melalui cost saving, cost avoidance, dan Total Cost of Ownership.

4. Strategi Pengadaan Lanjutan

Materi ini membahas konsolidasi pembelian, volume bundling, Just in Time, Vendor Managed Inventory, make or buy analysis, etika purchasing, pencegahan fraud, digital procurement, dan sustainable purchasing.

5. Pengantar EXIM untuk Pembeli

Peserta akan memahami dokumen dasar EXIM yang perlu diketahui pembeli, seperti commercial invoice, packing list, Bill of Lading, Airway Bill, serta peran freight forwarder dan PPJK dalam proses impor.

6. Incoterms, Bea Masuk, dan Customs Clearance

Sesi ini membahas Incoterms 2020 yang umum digunakan purchasing, seperti EXW, FOB, CIF, dan DDP, pemilihan Incoterms berdasarkan profil risiko pembeli, estimasi bea masuk dan pajak impor sesuai ketentuan yang berlaku, landed cost, serta customs clearance secara garis besar.

7. Proses Impor Barang

Peserta akan mempelajari tahap pra-impor, pembuatan PO, negosiasi Incoterms, pembayaran internasional, pengiriman barang, penerbitan dokumen ekspor, kedatangan barang, pengajuan PIB, jalur pemeriksaan, penerbitan SPPB, trucking, penerimaan barang di gudang, dan arsip dokumen impor.

8. Pembayaran Internasional, Risiko, dan Studi Kasus

Materi terakhir membahas metode pembayaran internasional seperti Telegraphic Transfer dan Letter of Credit, perbandingan TT dan L/C dari sisi pembeli, risiko pembayaran, serta studi kasus integrasi antara purchasing dan EXIM.

Target Peserta Training

Strategic Purchasing cocok untuk staff purchasing, supervisor procurement, manager pengadaan, staff logistik, supply chain team, operasional pengadaan, owner UMKM yang melakukan impor barang, fresh graduate yang ingin berkarier di bidang purchasing, serta pihak yang terlibat dalam pembelian barang lokal maupun luar negeri.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Strategic Purchasing, peserta diharapkan mampu mengelola proses purchasing secara lebih strategis, menyusun strategi pengadaan yang efisien, melakukan evaluasi dan negosiasi supplier, memahami kontrak pembelian, menghitung TCO, serta memahami dasar EXIM untuk pembelian luar negeri. Peserta juga diharapkan mampu membantu perusahaan mengurangi risiko pengadaan, meningkatkan efisiensi biaya, dan memastikan proses impor berjalan lebih tertib.

Galleries Training

No results found.

error: Content is protected !!