Arcarta

Consultant

Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah

TRAINING ANALISIS KELAYAKAN PEMBIAYAAN BANK SYARIAH

Tempat dan Biaya

Online Training (Group)
Rp 2.200.000
Online Training (Reguler)
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

04
- 05 Jun 2026

Selesai

06
- 07 Jul 2026

Akan Datang

06
- 07 Aug 2026

Akan Datang

07
- 08 Sep 2026

Akan Datang

08
- 09 Oct 2026

Akan Datang

05
- 06 Nov 2026

Akan Datang

07
- 08 Dec 2026

Akan Datang

Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai proses analisis pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah dan regulasi perbankan yang berlaku. Dalam operasional bank syariah, pembiayaan merupakan salah satu aktivitas utama yang berfungsi sebagai sarana penyaluran dana kepada masyarakat dan pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pendanaan.

Berbeda dengan sistem perbankan konvensional yang menggunakan bunga, bank syariah menerapkan prinsip bagi hasil, jual beli, sewa, maupun akad syariah lainnya yang berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis. Oleh karena itu, proses analisis kelayakan pembiayaan harus dilakukan secara cermat agar dana yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak sekaligus meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah.

Melalui Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah, peserta akan mempelajari berbagai metode analisis pembiayaan, teknik mitigasi risiko, studi kelayakan bisnis, hingga implementasi pembiayaan sesuai dengan ketentuan regulator seperti OJK dan standar operasional perbankan syariah.

Tujuan Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Memahami konsep dasar pembiayaan dalam perbankan syariah.
  • Menguasai berbagai akad pembiayaan syariah yang digunakan dalam praktik perbankan.
  • Memahami prinsip dan tujuan analisis kelayakan pembiayaan.
  • Meningkatkan kemampuan analisis terhadap usaha calon nasabah.
  • Mengidentifikasi risiko pembiayaan dan strategi mitigasinya.
  • Mengimplementasikan proses pembiayaan sesuai regulasi dan prinsip syariah.
  • Meningkatkan kualitas keputusan pembiayaan melalui studi kelayakan yang komprehensif.

Konsep Dasar Pembiayaan Syariah

Pengertian Pembiayaan Syariah

Dalam Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah, peserta akan memahami bahwa pembiayaan merupakan penyediaan dana oleh bank kepada nasabah berdasarkan akad syariah yang telah disepakati.

Pembiayaan diberikan untuk mendukung kegiatan usaha produktif maupun kebutuhan konsumtif yang sesuai dengan prinsip syariah. Keuntungan yang diperoleh bank tidak berasal dari bunga, melainkan dari margin, ujrah, sewa, atau bagi hasil sesuai akad yang digunakan.

Jenis-Jenis Akad Pembiayaan

Peserta akan mempelajari berbagai akad pembiayaan yang umum digunakan, antara lain:

  • Mudharabah (bagi hasil antara pemilik dana dan pengelola usaha).
  • Musyarakah (kerja sama penyertaan modal).
  • Murabahah (jual beli dengan margin keuntungan).
  • Salam (jual beli pesanan dengan pembayaran di muka).
  • Istishna’ (pembiayaan manufaktur atau proyek).
  • Ijarah (sewa menyewa).
  • Ijarah Muntahiya Bittamlik (sewa yang diakhiri dengan kepemilikan).
  • Qardh (pinjaman kebajikan).
  • Ijarah Multijasa.

Prinsip Analisis Kelayakan Pembiayaan

Tujuan Analisis Pembiayaan

Tujuan utama dari analisis pembiayaan adalah memastikan bahwa calon nasabah memiliki kemampuan dan kemauan untuk memenuhi kewajibannya sesuai perjanjian yang telah disepakati.

Dalam Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah, peserta akan memahami bagaimana analisis yang baik dapat membantu bank menjaga kualitas portofolio pembiayaan serta mengurangi risiko pembiayaan bermasalah.

Pendekatan Prinsip 6C

Sebagai bagian penting dari proses analisis, peserta akan mempelajari prinsip 6C yang meliputi:

  • Character (karakter nasabah).
  • Capacity (kemampuan membayar).
  • Capital (kondisi modal).
  • Collateral (jaminan).
  • Condition of Economy (kondisi ekonomi dan industri).
  • Constraint (hambatan dan regulasi yang mempengaruhi usaha).

Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai profil risiko calon nasabah.

Analisis Keuangan dalam Pembiayaan Syariah

Analisis Rasio Keuangan

Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah juga membahas penggunaan analisis keuangan sebagai alat untuk menilai kesehatan usaha calon nasabah.

Beberapa rasio yang digunakan meliputi:

  • Rasio likuiditas.
  • Rasio solvabilitas.
  • Rasio aktivitas.
  • Rasio profitabilitas.

Melalui analisis ini, peserta dapat mengevaluasi kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang.

Analisis Laporan Arus Kas

Laporan arus kas menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kemampuan usaha menghasilkan kas untuk membayar kewajiban pembiayaan.

Peserta akan mempelajari teknik membaca dan menganalisis arus kas operasional, investasi, dan pendanaan untuk memastikan kelayakan pembiayaan.

Analisis Kelayakan Usaha dan Mitigasi Risiko

Studi Kelayakan Bisnis

Dalam Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah, peserta akan dibimbing melakukan studi kelayakan usaha berdasarkan berbagai aspek, seperti:

  • Aspek pasar dan pemasaran.
  • Aspek operasional.
  • Aspek manajemen.
  • Aspek keuangan.
  • Aspek hukum.
  • Aspek risiko.

Pendekatan ini membantu memastikan bahwa usaha yang akan dibiayai memiliki prospek yang baik dan berkelanjutan.

Mitigasi Risiko Pembiayaan

Setiap pembiayaan memiliki risiko yang harus dikelola secara efektif. Oleh karena itu, peserta akan mempelajari berbagai strategi mitigasi risiko, termasuk:

  • Analisis risiko usaha.
  • Pemantauan pembiayaan secara berkala.
  • Penggunaan agunan yang memadai.
  • Early warning system pembiayaan bermasalah.
  • Penguatan pengendalian internal bank.

Implementasi Pembiayaan Sesuai Regulasi

Kepatuhan terhadap Regulasi

Pelatihan ini juga membahas implementasi pembiayaan yang mengacu pada ketentuan OJK dan regulasi perbankan syariah, termasuk:

  • POJK No. 31/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Pembiayaan Syariah.
  • POJK No. 16/POJK.03/2022 tentang Bank Umum Syariah.

Pemahaman regulasi sangat penting agar proses pembiayaan berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan ketentuan yang berlaku.

Studi Kasus dan Praktik Pembiayaan

Untuk meningkatkan pemahaman peserta, pelatihan dilengkapi dengan berbagai studi kasus nyata mengenai pembiayaan UMKM, pembiayaan mikro, serta simulasi analisis kelayakan menggunakan template studi kelayakan bisnis yang umum digunakan di industri perbankan syariah.

Metode Pelatihan

Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, meliputi:

  • Presentasi konsep dan regulasi.
  • Diskusi kelompok.
  • Studi kasus pembiayaan syariah.
  • Simulasi analisis kelayakan usaha.
  • Latihan perhitungan rasio keuangan.
  • Workshop mitigasi risiko pembiayaan.
  • Evaluasi dan konsultasi implementasi.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah, peserta diharapkan mampu memahami konsep dan prinsip pembiayaan syariah secara komprehensif, menguasai teknik analisis kelayakan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah dan regulasi yang berlaku, melakukan penilaian terhadap kondisi usaha calon nasabah, mengidentifikasi dan memitigasi risiko pembiayaan secara efektif, serta menerapkan proses pembiayaan yang sehat, produktif, dan sesuai prinsip kehati-hatian perbankan syariah. Selain itu, peserta juga mampu menyusun rekomendasi pembiayaan yang objektif guna mendukung pertumbuhan bisnis bank syariah secara berkelanjutan.

Galleries Training

Zoom Meeting Arcarta

Online Training Analisis Kelayakan Pembiayaan Bank Syariah | Bank Danamon

10 November
-
11 November 2025

Selesai

error: Content is protected !!