Risk Based Internal Control adalah pelatihan yang dirancang untuk membantu peserta memahami teknik, prosedur, dan penerapan internal control berbasis risiko secara lebih menyeluruh. Pelatihan ini merupakan pengembangan lanjutan dari pemahaman Internal Control COSO Based, sehingga akan lebih optimal bagi peserta yang sudah memiliki dasar internal control, audit, risk management, atau pengalaman dalam pengendalian perusahaan.
Dalam praktik bisnis, internal control tidak hanya berfungsi sebagai alat pengawasan, tetapi juga sebagai sistem untuk membantu organisasi mengidentifikasi risiko, mengukur prioritas risiko, mengelola proses kontrol, serta memastikan aktivitas perusahaan berjalan sesuai tujuan. Melalui Risk Based Internal Control, peserta akan memahami bagaimana risiko, kontrol, audit, dan monitoring dapat diintegrasikan ke dalam sistem pengendalian perusahaan.
Pelatihan ini membahas konsep internal control, COSO, risk management, integration process, peran internal audit dan external audit, control universe, risk appetite, audit assessment, hingga monitoring dan follow up action. Dengan mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol yang lebih efektif, terukur, dan sesuai kebutuhan organisasi.
Mengapa Risk Based Internal Control Penting?
Risk Based Internal Control penting karena perusahaan menghadapi berbagai risiko dalam proses bisnis, mulai dari risiko operasional, keuangan, kepatuhan, fraud, hingga risiko strategis. Tanpa sistem pengendalian yang baik, perusahaan dapat mengalami kelemahan dalam pengawasan, keterlambatan deteksi masalah, dan kesulitan dalam mengambil tindakan korektif.
Pelatihan ini membantu peserta memahami bahwa kontrol perusahaan harus dibangun berdasarkan pemetaan risiko. Dengan pendekatan berbasis risiko, perusahaan dapat menentukan prioritas kontrol, mengalokasikan sumber daya secara lebih tepat, serta meningkatkan efektivitas internal audit dan monitoring.
Tujuan Training Risk Based Internal Control
Setelah mengikuti Risk Based Internal Control, peserta diharapkan mampu:
- Memahami konsep dan aplikasi dalam merencanakan, mengelola, dan mengimplementasikan control secara menyeluruh.
- Mengidentifikasi, memprioritaskan, dan mengukur risiko dalam organisasi.
- Memahami teknik dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi internal controls.
- Mengumpulkan audit evidence dan menyiapkan working paper secara lebih efektif.
- Memahami arti penting control communication process.
- Mengembangkan komunikasi yang efektif dengan executive management.
- Menerapkan control management techniques melalui perencanaan, problem solving, motivasi, kerja sama, trust, dan partisipasi.
Manfaat Training bagi Perusahaan
Melalui pelatihan ini, perusahaan dapat meningkatkan kualitas sistem pengendalian internal dengan pendekatan yang lebih terintegrasi. Peserta akan memahami bagaimana menyusun control universe, melakukan pemetaan risiko, menentukan risk appetite, serta mengevaluasi efektivitas kontrol yang sudah berjalan.
Training ini juga membantu perusahaan memperkuat proses audit, baik dari sisi internal audit maupun external audit. Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap Risk Based Internal Control, organisasi dapat membangun sistem pengawasan yang lebih responsif, transparan, dan mampu mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Untuk pengembangan kompetensi yang lebih lengkap, peserta juga dapat mengikuti Training Internal Audit, Training Risk Management, atau Training Corporate Governance agar penerapan kontrol dan tata kelola perusahaan menjadi lebih kuat.
Outline Training Risk Based Internal Control
1. Introduction to Internal Control
Peserta akan memahami konsep dasar internal control, ruang lingkup pengendalian, serta pentingnya sistem kontrol dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
2. COSO and Risk Management
Sesi ini membahas COSO, risk management, dan integration process sebagai dasar dalam membangun sistem pengendalian internal yang terstruktur dan berbasis risiko.
3. Role of Internal and External Control
Peserta akan mempelajari peran internal audit, external audit, serta hubungan keduanya dalam mendukung corporate control yang efektif.
4. Role of Corporate Components
Sesi ini membahas peran board, fungsi manajerial, fungsi non-manajerial, shareholder, stakeholder, serta pihak-pihak yang terlibat dalam sistem kontrol perusahaan.
5. Roadmap of Corporate Control
Peserta akan memahami roadmap corporate control, termasuk risk appetite, segmenting variables dalam control universe, serta mapping of the control universe.
6. Control and Audit Assessment
Materi ini membahas timeframe of control, control and audit assessment, template designing, tryout, entry of database, dan respond measurement sebagai bagian dari evaluasi kontrol.
7. Monitoring and Follow Up Action
Sesi terakhir membahas monitoring activity, follow up actions, recalibration, serta perbaikan berkelanjutan agar sistem kontrol tetap relevan dengan perubahan risiko perusahaan.
Target Peserta Training
Risk Based Internal Control cocok untuk internal auditor, risk management officer, compliance officer, finance controller, accounting manager, operational manager, audit committee support, corporate governance team, serta profesional yang terlibat dalam pengendalian internal, audit, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan.
Kesimpulan Risk Based Internal Control
Risk Based Internal Control membantu peserta memahami cara merancang, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem pengendalian internal berbasis risiko. Dengan memahami COSO, risk management, control universe, audit assessment, monitoring, dan follow up action, peserta dapat mendukung perusahaan dalam membangun sistem kontrol yang lebih efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada pengelolaan risiko.
