IFRS 16 Lease merupakan salah satu standar akuntansi internasional yang membawa perubahan besar dalam pencatatan transaksi sewa (lease accounting). Standar ini mengubah cara perusahaan mengakui aset dan liabilitas terkait sewa, terutama bagi pihak lessee yang kini diwajibkan mencatat hampir seluruh kontrak sewa di dalam laporan posisi keuangan.
Penerapan IFRS 16 Lease bertujuan meningkatkan transparansi, konsistensi, dan keterbandingan laporan keuangan antar perusahaan. Sebelum IFRS 16, banyak kontrak sewa operasional tidak tercermin secara penuh dalam neraca, sehingga menimbulkan keterbatasan dalam analisis risiko dan leverage perusahaan. Dengan adanya standar baru ini, organisasi harus memahami bagaimana mengukur right-of-use asset, lease liability, serta dampaknya terhadap profit and loss maupun cash flow statement.
Pelatihan ini dirancang untuk membantu peserta memahami prinsip dasar IFRS, hubungan IFRS 16 dengan PSAK 73, serta penerapan teknis akuntansi sewa yang sesuai standar internasional.
Mengapa Training IFRS 16 Lease Penting?
Bagi perusahaan yang memiliki kontrak sewa gedung, kendaraan, alat berat, mesin, atau aset operasional lainnya, implementasi IFRS 16 menjadi sangat penting karena berdampak langsung pada struktur laporan keuangan.
Melalui Training IFRS 16 Lease, peserta akan memahami bagaimana perubahan standar ini memengaruhi balance sheet, EBITDA, debt ratio, asset recognition, hingga disclosure requirement.
Selain itu, IFRS 16 Lease juga membantu finance team, accountant, auditor, dan compliance officer dalam memastikan bahwa pengakuan aset maupun kewajiban dilakukan secara benar. Tanpa pemahaman yang memadai, perusahaan dapat menghadapi kesalahan klasifikasi, risiko audit, atau ketidaksesuaian pelaporan keuangan.
Pelatihan ini juga relevan bagi organisasi yang sedang melakukan transisi PSAK ke IFRS maupun strengthening accounting governance.
Tujuan Training IFRS 16 Lease
Pelatihan IFRS 16 Lease bertujuan membekali peserta dengan pemahaman komprehensif terkait akuntansi sewa dan dampaknya terhadap pelaporan keuangan.
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:
Memahami Konsep Dasar IFRS dan Lease Accounting
Peserta memahami hubungan IFRS, IAS, PSAK, dan konsep dasar lease accounting.
Mengimplementasikan IFRS 16 Lease
Peserta mampu memahami penerapan standar sewa pada lessee maupun lessor.
Mengakui Aset dan Liabilitas Sewa
Peserta memahami right-of-use asset, lease liability, serta pengukuran awal.
Menyusun Disclosure yang Tepat
Peserta memahami persyaratan pengungkapan laporan keuangan berbasis lease accounting.
Mengelola Dampak Finansial dan Kepatuhan
Peserta mampu menganalisis dampak standar terhadap rasio keuangan dan audit compliance.
Outline Training IFRS 16 Lease
1. Overview Penerapan IFRS
Peserta akan memahami dasar penerapan IFRS dan kaitannya dengan sistem pelaporan keuangan modern.
Materi mencakup:
- IAS 1 – Presentation of Financial Statement
- IAS 7 – Cash Flow Statement
- IAS 16 – Property, Plant & Equipment
- IAS 34 – Interim Report
- IAS 38 – Intangible Assets
- IAS 40 – Investment Property
2. IFRS dan PSAK Terkait Akuntansi Keuangan
Peserta mempelajari integrasi IFRS dengan PSAK.
Materi mencakup:
- PSAK 71 – Financial Instruments
- PSAK 72 – Revenue Recognition
- PSAK 73 – Sewa
- PSAK 70 – Tax Amnesty Assets & Liabilities
Pemahaman ini membantu melihat posisi IFRS 16 Lease dalam keseluruhan standar pelaporan.
3. Pengantar dan Dasar IFRS 16 Lease
Sesi ini membahas konsep dasar lease accounting.
Materi meliputi:
- Definisi lease
- Ruang lingkup lease
- Lease term
- Lease payment
- Right-of-use asset
- Lease liability
4. Pengakuan Awal untuk Lessee dan Lessor
Peserta akan memahami pengakuan awal dalam laporan keuangan.
Fokus pembelajaran:
- Initial recognition
- Measurement basis
- Lease commencement
- Cost allocation
- Accounting treatment
5. Pengukuran Setelah Pengakuan Awal
Dalam IFRS 16 Lease, pengukuran lanjutan menjadi aspek penting.
Peserta mempelajari:
- Depreciation of right-of-use asset
- Interest expense
- Reassessment
- Modification of lease
- Subsequent measurement
6. Disclosure dan Compliance
Peserta memahami kewajiban disclosure.
Materi meliputi:
- Disclosure requirement
- Financial statement presentation
- Audit implication
- Governance alignment
- Risk mitigation
7. Studi Kasus dan Penerapan Praktis
Peserta akan melakukan simulasi dan studi kasus.
Aktivitas meliputi:
- Analisa kontrak lease
- Identifikasi lease liability
- Perhitungan right-of-use asset
- Case review
- Diskusi audit implication
Pendekatan ini membantu peserta memahami implementasi IFRS 16 Lease secara nyata.
Siapa yang Perlu Mengikuti Training Ini?
Training IFRS 16 Lease sangat cocok untuk finance manager, accounting supervisor, auditor, tax consultant, compliance officer, CFO office, controller, financial analyst, internal audit, dan pihak lain yang terlibat dalam pelaporan keuangan.
Hasil yang Diharapkan
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan IFRS 16 Lease secara lebih akurat, memahami pengakuan aset dan liabilitas sewa, meningkatkan kualitas financial reporting, serta memastikan kepatuhan perusahaan terhadap standar IFRS maupun PSAK yang berlaku.

