Arcarta

Consultant

Tempat dan Biaya

Online Training Group
Rp 2.200.000
Online Training
Rp 2.600.000
Jakarta
Rp 5.500.000
Bandung
Rp 6.000.000
Yogyakarta
Rp 6.300.000
Surabaya
Rp 6.500.000
Bali
Rp 7.000.000
Kota Lain
Rp 6.000.000 - Rp 7.000.000

Jadwal

02
- 03 Jun 2026

Selesai

02
- 03 Jul 2026

Akan Datang

03
- 04 Aug 2026

Akan Datang

03
- 04 Sep 2026

Akan Datang

01
- 02 Oct 2026

Akan Datang

02
- 03 Nov 2026

Akan Datang

03
- 04 Dec 2026

Akan Datang

Training Analisa Keuangan adalah program pelatihan yang dirancang untuk membantu peserta memahami cara membaca, menilai, dan menganalisis laporan keuangan perusahaan secara lebih tepat. Dalam dunia bisnis dan perbankan, kemampuan analisa keuangan sangat penting karena laporan keuangan menjadi dasar dalam menilai kondisi perusahaan, kinerja usaha, kemampuan membayar kewajiban, serta potensi risiko yang mungkin terjadi.

Dalam proses pemberian kredit, credit officer perlu melakukan analisa terhadap laporan keuangan calon debitur atau debitur dengan menggunakan rasio-rasio keuangan. Melalui analisa tersebut, pihak bank atau lembaga pembiayaan dapat memahami kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, mengelola aset, memenuhi kewajiban jangka pendek, serta menjaga struktur permodalan yang sehat. Analisa yang baik juga membantu pengambil keputusan melihat apakah suatu perusahaan memiliki kondisi keuangan yang layak, stabil, dan mampu memenuhi komitmen bisnisnya.

Melalui Training Analisa Keuangan, peserta akan mempelajari pengertian laporan keuangan, tujuan dan keterbatasannya, analisa rasio, analisa vertical dan horizontal, penyusunan serta analisa cash flow, hingga perhitungan kebutuhan modal kerja. Pelatihan ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga diarahkan pada pemahaman praktis agar peserta mampu menggunakan laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Mengapa Training Analisa Keuangan Penting?

Training Analisa Keuangan penting karena laporan keuangan tidak cukup hanya dibaca dari angka laba atau total aset saja. Peserta perlu memahami hubungan antarpos dalam laporan keuangan agar dapat melihat kondisi perusahaan secara lebih menyeluruh. Misalnya, perusahaan bisa saja terlihat menghasilkan laba, tetapi memiliki arus kas yang lemah. Ada juga perusahaan yang penjualannya meningkat, tetapi piutang dan persediaannya tidak terkendali sehingga kebutuhan modal kerja semakin besar.

Dengan memahami teknik analisa keuangan, peserta dapat menilai kondisi perusahaan secara lebih tajam. Analisa rasio membantu membaca likuiditas, leverage, aktivitas, dan rentabilitas. Analisa vertical dan horizontal membantu melihat struktur laporan keuangan serta perubahan dari periode ke periode. Sementara itu, analisa cash flow membantu melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari aktivitas operasionalnya.

Tujuan Pelatihan

Setelah mengikuti Training Analisa Keuangan, peserta diharapkan mampu:

  1. Membaca dan memahami laporan keuangan perusahaan dengan lebih baik.
  2. Melakukan analisa laporan keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan.
  3. Menggunakan rasio keuangan untuk menilai kinerja dan risiko perusahaan.
  4. Menganalisis laporan keuangan secara vertical dan horizontal.
  5. Menyusun serta menganalisis arus kas atau cash flow.
  6. Menghitung kebutuhan modal kerja perusahaan dengan metode yang tepat.

Topik dan Pembahasan Training

1. Pengertian, Tujuan, dan Keterbatasan Laporan Keuangan

Peserta akan mempelajari fungsi laporan keuangan, jenis laporan keuangan, tujuan penyusunan laporan, serta keterbatasan informasi keuangan. Materi ini menjadi dasar agar peserta dapat memahami laporan keuangan secara objektif.

2. Analisa Rasio Keuangan

Sesi ini membahas rasio keuangan yang sering digunakan dalam analisa perusahaan, seperti rasio likuiditas, leverage, aktivitas, dan rentabilitas. Peserta akan memahami cara membaca rasio tersebut untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban, mengelola aset, dan menghasilkan laba.

3. Analisa Vertical dan Horizontal

Peserta akan mempelajari analisa vertical untuk melihat komposisi laporan keuangan dalam satu periode, serta analisa horizontal untuk membandingkan perubahan dari beberapa periode. Teknik ini membantu peserta melihat tren, pertumbuhan, dan perubahan struktur keuangan perusahaan.

4. Penyusunan dan Analisa Cash Flow

Pada sesi ini, peserta akan memahami pentingnya laporan arus kas dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan. Peserta akan mempelajari bagaimana cash flow digunakan untuk melihat kemampuan perusahaan menghasilkan kas dari kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan.

5. Perhitungan Kebutuhan Modal Kerja

Peserta akan mempelajari cara menghitung kebutuhan modal kerja menggunakan metode keterikatan dana dan perputaran modal kerja. Materi ini penting untuk menilai kebutuhan dana operasional perusahaan agar aktivitas bisnis dapat berjalan lancar.

6. Studi Kasus dan Penyelesaian

Peserta akan mengikuti studi kasus analisa keuangan untuk menerapkan konsep yang telah dipelajari. Melalui latihan ini, peserta dapat memahami cara membaca laporan keuangan, menghitung rasio, menganalisa cash flow, dan menyusun kesimpulan keuangan secara praktis.

Peserta yang Disarankan

Training Analisa Keuangan sesuai untuk analis kredit, marketing bank, credit officer, manager keuangan, staff keuangan, manager non-keuangan, eksekutif perusahaan, serta masyarakat umum yang ingin memahami analisa laporan keuangan secara lebih mendalam.

Hasil yang Diharapkan

Setelah mengikuti Training Analisa Keuangan, peserta diharapkan mampu membaca laporan keuangan dengan lebih percaya diri, menganalisis kondisi keuangan perusahaan, memahami risiko keuangan, serta memberikan masukan yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan. Pelatihan ini juga diharapkan membantu peserta meningkatkan koordinasi dengan unit lain melalui pemahaman keuangan yang lebih baik dan terstruktur.

Galleries Training

Hotel Tamarin Jakarta

Training Analisa Keuangan | PT Otoritas jasa keuangan (OJK)

05 December
-
06 December 2024

Selesai

error: Content is protected !!